Archive for the ‘Baik Sangka’ Category

Assalamualaikum…

Semoga kita semua dimudahkan segala aktifitas dan urusannya.

Informasi perumahan syariah yg sedang dipasarkan Bhinneka Realty :

1. Cluster Khalifa Premier Cikarang
Lokasi di desa Hegarmukti Pinggir jl. Tegal Danas Raya. Belakang Komplek Stadion Wibawa Mukti. Tersisa 3 unit lagi.

2. Cluster D’Bojongmangu Village. Lokasi dibelakang kawasan Industri GIIC Deltamas. Type 36/72 harga 270 jutaAL RUMAH

3. Panorama Ciparay Bandung. Exit Buah Batu Bandung. Type 36/72 harga 307 juta

DP 30% boleh dicicil 6x.

Tidak ada Booking Fee Hangus
Booking Fee dikembalikan full 100%

#tanpaKPRbank
#tanpaRIBA
#tanpaAkadBermasalah
#tanpaDENDA
#tanpaSITA

Bhinneka Realty
Agen Properti Syariah

Hubungi :
Ipung
Phone call/WA : 083894423763
Pin BB : 5B26974C
Email : ipung1ipung@gmail.com

Wassalam…..

Mon Oct 15, 2012 10:07 pm (PDT) . Posted by: “rusman h” rusmanjh Jika tampilan email ini kurang baik, silahkan klik di sini..

Pada umumnya, ketika seseorang memiliki sejumlah uang yang dialokasikan untuk usaha, dia cenderung ingin cepat-cepat
menggunakan uang tersebut guna belanja modal. Padahal risikonya, kalau bisnis tidak jalan, usaha macet, maka uang itu pun
amblas. Bahkan apabila uang pribadi tidak dipisah dari uang usaha, atau modal yang dipakai berasal dari hasil berhutang,
bisa-bisa dia akan jatuh miskin secara seketika. Sungguh menakutkan, bukan?

Dihantui oleh hal-hal sedemikian, kalangan terpelajar yang sewaktu sekolah sudah terbiasa dijejali dengan rumus-rumus,
selalu berharap bahwa akan ada sebuah rumus bisnis yang bisa menjamin keamanan mereka jika terjun ke dunia usaha. Sebuah
rumus yang dengan itu mereka akan meraih untung terus-menerus. Atau, kalau itu terdengar absurd, gak masuk akal, ya oke lah,
paling tidak kalau gagal jangan sampai bangkrut. Jangan sampai miskin, apalagi kalau sampai dikejar-kejar debt collector.

Karena sampai sekarang rumus seperti itu belum pernah ditemukan, banyak peminat bisnis kalangan menengah yang jadi maju
mundur ketika bersiap-siap terjun ke dunia usaha. Terombang-ambing di antara keinginan dan kengerian. Umumnya mereka jadi
berpikir lagi: “Jadi bisnis nggak ya? Jadi..nggak ..jadi..nggak…? Ah, nanti dulu.. Nanya-nanya dulu.. Survei dulu..
Ikut seminar dulu.. Cari mentor dulu..” dan seterusnya, dan seterusnya.

Kabar gembiranya adalah: rumus itu sebenarnya ADA !

Ada sebuah formula yang sudah dikenal oleh para wirausahawan senior, yang dapat menjamin seorang pebisnis pemula tidak akan
mengalami kehancuran finansial bila ia gagal. Saya menamakan formula atau rumus tersebut dengan istilah “ARIFIN” kependekan
dari “Alih Risiko Finansial”. Bagaimana persisnya ?

Tentu tak bisa dipungkiri bahwa kalau kita mau buka usaha, pasti ada sejumlah uang yang dibutuhkan. Entah untuk biaya modal,
untuk biaya-biaya penunjang atau untuk mengongkosi operasional perusahaan. Kalau jumlahnya tidak banyak, mungkin kita akan
“meramkan mata saja” sambil merogoh kocek untuk mengeluarkan dana yang diperlukan. Tapi kalau jumlahnya besar, bahkan
sangat besar sehingga jumlah total tabungan pribadi kita pun tidak mencukupi, lantas bagaimana?

Sebagian orang menganggap persoalan demikian sebagai momentum untuk segera meminjam uang ke bank atau ke rentenir. Mereka yang sudah terobsesi dengan jargon bahwa usahawan itu harus berani ambil risiko, serta yang sudah benar-benar
terindoktrinasi bahwa berhutang itu mulia, dengan gagah berani berupaya mengambil pinjaman dana ke berbagai pihak. Tidak
bisa ke bank, ke rentenir pun jadi. Bunga tinggi? Gak masalah, itu risiko bisnis!

Nah, menurut paradigma ARIFIN, sikap seperti itu tidaklah tepat. Karena, untuk memulai suatu bisnis, yang diperlukan
bukanlah uang semata-mata, melainkan satu atau beberapa jenis sumber daya yang bentuknya bisa bermacam-macam.
Sumber-sumber daya yang memiliki daya jual, antara lain adalah:
“kompetensi” (keahlian, keterampilan) , “jaringan” (networking, relasi, koneksi dan semacamnya), “informasi” (peluang-peluang yang belum diketahui pihak lain), “invention” (penemuan baru) atau “ide” (gagasan yang orisinil). Saya berani
menyatakan bahwa jenis-jenis sumber daya tersebut jauh lebih penting dari pada ketersediaan modal uang semata.

Kalau ada kebutuhan modal keuangan yang tak terhindarkan, yang jumlahnya besar sehingga risikonya pun besar, alangkah baiknya kalau kita alihkan risiko finansial itu kepada orang lain. Tentu yang dimaksud dengan orang lain di sini adalah mereka yang benar-benar memiliki kedigdayaan dalam soal finansial. Mereka yang berpredikat “Potential Investor”. Inilah esensi dari
formula ARIFIN tadi, dan itu pula yang dimaksud oleh Aristotle Onassis dengan trik bisnisnya yang disebut OPM (Other
People’s Money).

Salah satu contoh kasus adalah ketika pada tahun 2000 saya dan tim menciptakan sebuah perangkat lunak berbasis internet,
dan kemudian menawarkannya kepada sebuah grup perusahaan di Jakarta.
Melalui sebuah negosiasi, ternyata perangkat lunak tersebut mampu memberi nilai finansial sebesar Rp. 400 juta (12 tahun
lalu), di mana sang pemilik perusahaan kemudian mengontribusikan lebih jauh uangnya Rp.600 juta, sehingga terbentuklah
sebuah perusahaan kerjasama dengan modal awal senilai Rp. 1milyar.

Selama satu dekade terakhir, saya beberapa kali mendatangi perusahaan-perusaha an orang lain untuk menawarkan kemitraan
berbekal sumber-sumber daya non-uang di atas. Hasilnya, sungguh menggembirakan. Tidak perlu modal bahkan kita dimodali,
tidak perlu bayar sesuatu bahkan kita dibayar dimuka, dan yang terpenting, semua itu berjalan dengan suasana menyenangkan
dan terhormat. Percaya atau tidak, bisnis demikian berpotensi meraup revenue milyaran rupiah!

Salah satu kunci keberhasilan dari bisnis berkonsep ARiFIN adalah kepiawaian kita dalam menulis sebuah proposal yang
betul-betul menjual. Apa dan bagaimana seluk beluk membuat proposal yang menjual, mudah-mudahan akan dapat saya paparkan pada kesempatan berikutnya. (rh).

Rusman Hakim
Pengamat, Praktisi dan Konsultan Kewirausahaan
Email: rusman@media- wirausaha. com, rusmanjh@yahoo. com
Mobile: +62 816 144 2792, PIN BB: 2228.CCF3

oleh : Masim Vavai

milist TDA Bekasi ~ Barusan tertarik membaca email dari pak Anto Sarung : “terkadang banyak juga yg ‘alergi’ saat jualan trus ditemeni ma penjual lain. apalagi kalo jualannya mirip2 atau malah sama…. masih blum yakin soal ‘kepastian jatah rizki’…. he… he… gemblung banget…” Mungkin masih bisa nyambung buat diskusi 🙂 http://vavai. com/2011/ 01/19/tips- wirausaha- cara-pandang- persaingan- bisnis/ Banyak wirausahawan atau pengusaha yang merasa khawatir jika ada usaha yang sama atau sejenis yang muncul di lokasi yang berdekatan.

Usaha sejenis ini dianggap sebagai pesaing yang akan mengambil market share yang dituju. Pola pikir ini tidak salah, meski juga tidak sepenuhnya benar. Usaha sejenis yang muncul di lokasi yang berdekatan memang bisa menjadi pesaing yang kemungkinan akan mengurangi omset namun bukan berarti tidak bisa diatasi.

Persaingan bisnis adalah sesuatu yang manusiawi dan natural. Kita tidak mungkin membangun usaha yang menguntungkan dan berharap tidak akan ada pesaing yang muncul. Membangun rumah makan diatas pegunungan saja bisa mendapat saingan dari usaha lain yang mirip, apalagi jika kita membuat usaha di lingkungan yang ramai dan banyak calon konsumen.

Lihat saja saat ramai-ramai orang beternak jangkrik karena berita bahwa beternak jangkrik sangat menguntungkan. Ramai-ramai bisnis pulsa, cacing tanah, pisang pontianak, kelapa bakar dan lain-lain. Sesuatu yang menguntungkan pasti akan menimbulkan pesaing. Karena persaingan merupakan hal yang natural, persaingan bukanlah sesuatu yang harus dihindari.

Ubahlah cara pandang persaingan sebagai sesuatu yang merugikan menjadi peluang untuk meningkatkan omset. Contoh mudahnya adalah para pedagang telepon seluler atau komputer.

Alih-alih meniadakan persaingan, mereka biasanya justru berkumpul disuatu tempat dan membentuk semacam pusat perkulakan. Misalnya Harco Mangga Dua, Mangga Dua Mall dan Glodok, terkenal sebagai pusat komputer atau Roxy yang terkenal sebagai pusat seluler. Meski harga disana tidak selalu lebih murah, calon pembeli mau datang karena beragamnya pilihan yang tersedia.

Saat saya berkunjung ke Kebumen, di sepanjang jalan Banyumas-Banjarnega ra ada berderet-deret penjual Dawet Ayu (AKA es Cendol) yang hampir semuanya sama. lengkapnya ikuti ini… klik

Disalin dari milist TDA-Bekasi ~ Senang sekali bertemu dengan sahabat-sahabat yang sudah cukup lama tidak bertemu. Dan Alhamdulillah semuanya dalam kondisi yang sehat dan usahanya juga menunjukkan ‘lompatan’ yang luar biasa. Kali ke-7 sudah pertemuan MMC7 ini digulirkan, kalau saya salah tolong dikoreksi Pak Adin.
Member yang hadir ada Ibu Devi yang sudah mulai berdagang susu dirukonya, meskipun belum dipasang folding gate tapi action terpenting, Pak Adin juragan pulsa, yang membawa cerita baru yakni sharing bagaimana berkebun strawberry, sedikit ‘bias’ sebab Pak Adin identik dengan bisnis pulsanya, tahu-tahu memberi sharing berbisnis strawberry. Mungkin sedang menunggu ‘gong’ yang pas. Dan tak kalah seru adalah sharing dari pak Indra, pak indra sendiri telah memukul gong sejak akhir tahun 2010 sebuah perusahaan swasta di MM2100, ia concern sebagai agent properti yang difasilitasi oleh Pak Ato, lebih banyak bercerita tentang apa yang didapat dari hasil ‘hunting’ diberbagai perumahan. Motivasi untuk kami ialah Mas Indra berhasil ‘close’ 2 rumah dalam waktu 1 bulan. Selamat ya pak Indra… 🙂

Ada lagi pak Didik Raharjo yang saat ini sedang concern di usaha herbal dan member baru Mas Joko yang sudah usaha snack kering selama 2 tahun, yang dalam setahun kedepan insya Alloh akan mengikuti jejak Deny Deliandri yang booming dengan branding cake pisang vila. Dan tentunya sharing yang begitu luar biasa dari sang Maestro Kuliner dan Properti, Bp. Ato Sunarto S. Aph dan saya sendiri deny flanel. Absen via sms ialah Mas Barra CAD.

Sedikit dari apa yang bisa saya simpulkan dari pertemuan yang berakhir jam 22.30 tersebut adalah kilas balik sejak MMC7 ini dibentuk, dan action apa saja yang telah kita lakukan dan apa saja yang sudah kita capai. Melihat sahabat-sahabat sekarang ini, subhanalloh semuanya sudah terbukt, keynya ialah semakin cepat kita action semakin cepat untuk meraih keberhasilan, refresh dari pertemuan lalu ataupun dimilis ini sudah sering disampaikan mengenai orang-orang yang takut untuk segera Action, biasanya disebabkan oleh 2 hal. Yaitu satu, karena keinginan sempurna segala sesuatunya baru memulai usaha dan yang kedua takut akan resiko.

Dan dari sharing mastermind malam itu telah terbukti. Terbukti apa? Karena kami telah membangun kesempurnaan tersebut dengan apa yang bisa kita siapkan dan itu sudah kita lakukan. Sebab kenapa? Karena kita sadari, biasanya orang-orang yang mengeluh dan ‘menuntut’ kesempurnaan itu adalah orang-orang yang belum berhasil usahanya, jangan terbalik!

Yang kedua adalah resiko, kata Pak Ato ngutip punyanya Pak Purdi, “kalimat rezeki berasal dari kata resiko, jadi jika risiko nya gede, rezekinya ya juga segitu”.

Resiko terbesar dari menunda untuk action adalah menyesal. dan yang membuat kita menyesal adalah bukan sesuatu yang telah kita lakukan. Jadi apa dong? Ya kalau yang kita lakukan itu salah, bisa kita koreksi atau dievaluasi, kalau hubungan dengan manusia, ya dengan meminta maaf.

Tapi bukan hal itu yang saya maksudkan disini, sesuatu yang kita sesali karena menunda untuk bersegera action, hayo apa coba? Sekarang ayo ngacung seberapa banyak sahabat tdabekasi ini yang pernah menyesal atas apa yang tidak dilakukannya? Semisal saya pernah menyesal karena tidak mengambil kesempatan untuk titik-titik, coba kalau diambil mungkin sekarang saya sudah titik-titik. 🙂 50+50 cepe deh….

So… untuk sahabat TDA yang sedang bingung memulai usaha, jangan kelamaan bingungnya. Yuk bersegeralah action dan berhenti menuntut kesempurnaan. Sebab sempurna memerlukan proses dan waktu.

Maaf kalau bahasanya belepotan, sebab lagi belajar nulis lagi.

Wassalam,
Deny Flanel

http://kursusbikinf lanel.wordpress. com
Kursus/ Pelatihan Membuat Kerajinan Flanel | Toko Flanel dan Souvenir Online

http://www.youtube. com/watch? v=U6ZB8EXJvik
Dokumentasi Pelatihan Membuat Kerajinan Flanel

Komentar yang hadir :

Posted by: “didik Raharjo” raharjo.didik@yahoo.co.id   raharjo.didik

amin, semoga bisa selalu konsisten meskipun datangnya telat pa.
terima kasih buat :
Pa Ato yang selalu berbagi ngelmu dan motivasinya kepada saya, sekaligus sebagai fasilisator buat MMC7
Pa Adin sebagai kepala suku MMC7 dengan bisnis barunya strawbery
Pa Deni yang sudah berbagi pengalaman dengan flanelnya.
Pa Indra yang berani cepat action u/ resign dan berguru ke Pa Ato dengan propertynya.
Bu devi yang share pengalaman dengan bisnis susunya yang berhasil mendapatkan ruko
dan Pa Joko anggota baru yang berbagi pengalaman bisnisn kue keringnya
semoga MMC7 bisa selalu dan selalu bermastermind.  🙂

Dari: ato <atosunartodaryan@ yahoo.com>
Tanggal: Selasa, 5 April, 2011, 1:51 PM
Sukses buat teman2 MMC7 yang tetap konsisten untuk bermastermind, semoga dengan terus saling mengingatkan kita bisa lebih cepat berkembang dan terus termotivasi untuk lebih baik lagi.
Salam mastermind
Ato Sunarto

From: indra susanto 
Terimakasih kepada pak Deny, bu Devi, pak Adin dan semua yang telah bersedia meluangkan waktunya dan tepat waktu untuk ikut sharing pada agenda pertemuan minggu lalu. selamat atas bergabungnya bpk Joko menjadi anggota MMC7. Semoga ke depannya MMC7 makin solid dan konsisten dalam ber MM 🙂
indra susanto
021 9440 7118
www.RumahCikarang. com

didik-grosircikaran g

Dari Pada tidak ter-updated isi berita di blog ini, ya uda deh masukin aja gambar jualan yang sedang di lakonin saat ini, itung-itung pasang iklan GRATIS.

nama juga usaha ya..harus berusaha beriklan ria biar orang pada tahu kalo sedang usaha..he..he..he…biar yang katanya calon pembeli untuk datang dan menikmati sajian yang ada. salam ngiklan niih.

Banyak usaha yang bisa di jadikan untuk penambahan pendapatan kita dan di kembangkan dengan baik seperti yang dilakukan seorang teman.

Dengan sedikit mengiklankan usaha yang ditekuninya saat ini berani juga mempromosikan di WEB dengan membayar iklan walau Produk yang di jual pakai Blog gratisan. Crystal-X Luar biasa…!

http://solusi-kewanitaan.blogspot.com/

 

Crystal-X Diperuntukan buat para wanita yang mengalami masalah kewanitaan.

Dengan Crystal-X bisa membantu menyembuhkan keputihan, bau tidak sedap di vagina, juga gatal-gatal di Vagina.

Info web : http://solusi-kewanitaan.blogspot.com/

Untuk anda yang berminat bisa menghubungi kami : 

Distributor PT.Natural Nusantara
ID : N343151
Prm. Graha Asri Cikarang
Kel.Jatireja kec.Cikarang Timur
BEKASI-JAWA BARAT
Phone/SMS : 081381419805
email   : edisutarya@yahoo.co.id
YM     : edisutarya

Tuesday, February 22, 2011 Artikel motivasi : rawiwahyudiono

Bisnis bukan masalah siapa cepat dia dapat, bisnis bukan masalah siapa yang cepat menangkap peluang dia yang menang

Bisnis adalah mengenai pertumbuhan dan kekuatan

Jangan kuatir tidak bisa menangkap peluang yang ada, dilain waktu pasti ada peluang yang lebih baik lagi

Bisnis harus berdiri diatas pondasi yang kuat dan bukan dibangun diatas pondasi yang lemah

Modal hutang tanpa perencanaan yang matang untuk membangun bisnis akan kelihatan bagus di awal dan akan sangat bisa mengalami kegoncangan jika ada gangguan kecil di keuangan atau yang sering disebut cash flow berantakan

Idealnya bisnis biar saja berjalan normal tanpa perlu injeksi dan jika memang perlu injeksi harus dilakukan pada saat yang tepat

Seperti orang fitness, dalam kondisi atau level tertentu dia harus minum vitamin tambahan untuk mengimbangi energi yang dikeluarkan

Seperti seorang atlet, dia butuh latihan tambahan jika harus menghadapi pertandingan utama

Di bisnis yang jadi pertanyaan sekarang adalah, kapan kita perlu minum vitamin atau kapan kita perlu berhutang….???

Saya punya cara sendiri untuk mengukurnya….
1. Saya akan melihat sampai berapa lama trend kenaikan ini, patokan saya adalah 3 bulan. Jika 3 bulan berturut-turut trendnya naik maka sudah saatnya menghubungi pihak ketiga untuk ber-hutang

2. Selama 3 bulan itu saya selalu mencari beberapa opini dari pakar hutang untuk memperkuat niat berhutang sambil belajar mendapatkan dan mengelola hutang

Percaya pada diri sendiri adalah kunci utama berhutang. Opini orang lain tidak harus merubah langkah kita untuk menggapai mimpi

Salam sukses dunia akherat,
Rawi Wahyudiono
http://www.prakom.com
http://rawiwahyudiono.wordpress.com
http://www.facebook.com/rawi.wahyudiono
http://www.twitter.com/rawiwahyudiono
Peraih Enterpreneur Award dari Kementerian Koperasi & UKM dan Blog Perjalanan Bisnis Terbaik dari TDA