Arsip untuk Januari, 2013

Image

Semoga tulisan ini akan menambah wawasan Pengetahauan kita yang di jelaskan oleh Devino Rizki Arfan, yuuk kita cerna : Sejak zaman sekolah saya dicekokin sama orang-orang tentang buku *Cashflow Quadrant* nya *Robert Kiyosaki*, kata mereka buku ini bagus. Okelah lalu saya baca pelan-pelan, dan akhirnya bingung. “Sebenarnya maksdunya apaan sih buku ini? 4 kuadran, *Pegawai*, *Pengusaha*, *Investor*. Apa hubungannya ama kita?”.

Waktu itu saya belum masuk dalam kuadran karena masih sekolah dan belum bisa menghasilkan uang sendiri. Baru sekarang saya sedikit mengerti yang dimaksud *Kiyosaki* dalam bukunya. Yang paling mencolok adalah Pembagian dalam 4 kuadran. Pembagian kuadran menurut sumber penghasilan kita, tidak melihat besar kecilnya jumlah gaji.

http://images. lowkeruniv. com/2012/ 09/quadrant. gif> Cashflow Quadrant

Yang Pertama dan Kedua adalah kuadran Kiri

*1. Employee / Pegawai*

Yang dimaksud Pegawai disini adalah orang yang bekerja pada orang lain, apapun posisinya berapapun gajinya. Jadi seorang direktur pun merupakan seorang pegawai perusahaan.

http://devino. files.wordpress. com/2013/ 01/pegawaistres. jpg?w=281> Employee

*2. Self Employed*

Self Employed merupakan pekerja lepas, bahasa kerennya freelance. Mereka tidak bekerja untuk orang lain tapi untuk diri sendiri dengan memegang klien. Contoh dari Self Employed adalah Dokter, Arsitek, Agen Asuransi, Pemilik Toko, Pengusaha kecil menengah.

http://devino. files.wordpress. com/2013/ 01/self_employed _shirt.jpg? w=300> SelfEmployed

Pola di kuadran kiri ini merupakan active income, anda akan mendapat penghasilan apabila anda bekerja. Apabila anda berhenti bekerja maka anda tidak akan mendapat penghasilan. Sehingga anda harus bekerja untuk mencapai tujuan keuangan anda.

Apabila diilustrasikan seperti ini : *Bekerja —>>> Penghasilan —>>> Tujuan Keuangan*

Anda bekerja, mendapat penghasilan untuk memenuhi tujuan keuangan anda.
Namun apabila anda tidak dapat bekerja maka anda tidak mendapat penghasilan. Hal ini mengekang kebebasan anda dan sangat berisiko apabila tiba-tiba tidak dapat bekerja.

Kemudian Untuk Kuadran ke-Tiga dan ke-Empat adalah kuadran Kanan

*3. Entrepreneur / Pengusaha*

Pengusaha adalah Orang yang memiliki Usaha namun dijalankan dengan menggaji Pegawai. Sehingga Pengusaha tidak perlu ikut melakukan operasi harian. Hanya melakukan kontrol. Semakin bagus sistem di dalam Usahanya, semakin jarang melakukan audit/pengendalian.

Dalam menjadi pengusaha kendala yang biasa dihadapi adalah modal, hal tersebut dapat diatasi dengan beberapa jalan. Yang pertama berhutang, baik kepada institusi atau orang. Yang kedua adalah mencari *Investor *yang mau mendanai usaha, sukur-sukur dapet *Angel Investor :p. *Oleh karena itu Aset utama Pengusaha selain usahanya sendiri adalah database investor yang percaya kepadanya.

http://www.entrepre neur.com/ dbimages/ magazine/ cover/h1/ entrepreneur- magazine- november_ 2012.jpg>

Entrepreneur

Mungkin diantara kita ada yang kurang jelas perbedaan antara *Pekerja Lepas*
dengan *Pengusaha*. Yang paling jelas adalah *Pengusaha* mempunyai sistem dan pegawai dalam usahanya sehingga yang bersangkutan tidak perlu berkecimpung dalam operasi sehari-hari, sedangkan Pekerja Lepas tetap harus bekerja untuk mendapat penghasilan.

*4. Investor*

Investor adalah orang yang menanamkan uangnya pada *Pengusaha *untuk menjalankan usahanya. Dengan menanamkan uangnya pada *Pengusaha, Investor *tersebut akan mendapatkan penghasilan arus kas atau capital gain dari hasil usaha tersebut. Memang usaha tersebut juga mempunyai risiko untuk gagal, namun Investor dapat meminimalisir kegagalan tersebut dengan mempelajari proposal dan business plan yang disiapkan oleh pengusaha tersebut. Jangan tergiur dengan keuntungan yang fantastis bin tidak masuk akal dan disertai rencana usaha yang tidak jelas, karena bisa saja anda tertipu moneygame yang sedang marak saat ini.

Investor dapat menanamkan uangnya melalui bursa saham, atau secara *personal agreement* dengan pengusaha tentu dengan Perjanjian kontrak hitam di atas putih. Apabila kita akan berinvestasi ke pasar modal maka kita harus melakukan analisa mendalam terhadap kondisi *existing* perusahaan, laporan keuangan, dan proyeksi yang akan datang.

Database yang *paling berharga* bagi *investor* adalah *pengusaha* yang * jujur* dan *berkinerja bagus*, karena semakin banyak berinvestasi maka semakin banyak pula penghasilan pasif dan diversifikasi investasi semakin merata.

http://www.nofearin vestor.com/ uploads/stock_ investor_ n.jpg> Investor

Pola di kuadran kanan adalah pasive income, usahanya dijalankan oleh orang lain sehingga yang bersangkutan tidak harus aktif dalam *day to day operation. *Sehingga kelebihannya apabila yang bersangkutan tidak bekerja, masih dapat penghasilan.

Apabila diilustrasikan seperti ini

*Bekerja —>>> Aset —>>> Penghasilan —>>> Tujuan Keuangan*

Orang di kuadran kanan bekerja untuk mendirikan Aset yang akan mendatangkan
penghasilan untuk mereka. Contohnya adalah *Properti yang disewakan*,*Perusahaan dengan sistem* dan kinerja yang baik serta dapat diandalkan, dan lainnya.

Sehingga apabila tidak dapat bekerja, Aset tersebutlah yang akan bekerja dan menghasilkan untuknya. Apabila seluruh kebutuhan dapat dipenuhi dengan Penghasilan Pasif, maka saat itulah anda mencapai *kebebasan finansial.*

Jadi, berdiri di kuadran manakah anda?

“You’ re only poor if you give up. The most important thing is that you did something. Most people only talk and dream of getting rich. You’ve done something.”

— Robert Kiyosaki http://www.goodread s.com/author/ show/600. Robert_Kiyosaki>
, *Rich Dad, Poor Dad http://www.goodread s.com/work/ quotes/3366043>*

Penulis : Devino Rizki Arfan
Independent Financial Advisor
http://www.devinorizki. com
twitter: @vinokaico
PIN BB: 267710CC
Cell: +622132311193
Whatsapp +628567277563