Arsip untuk Juni, 2012

Alhamdulillah pelatihan di warung Nasi Raos sudah terlaksanakan beberapa saat lalu,Karena masih banyaknya permintaan pelatihan mie perto bersama pak Syamsu, maka kami membuka kembali pada :

Hari / Minggu             : Minggu, 8 Juli 2012

Jam                                 : 09.00 s.d. 14.00

Lokasi Tempat          : Rumah Bu Mustika

Alamat                    : Jl. Mocj. Kahfi 1 Gang Nila No.69 Cilandak – Jakarta Selatan

HP. 081808282463 – 082111696766

Biaya                        : Rp. 125,000,-

Menuju lokasi/alamat dengan kendaraan umum : Dari lampu merah Cilandak ( Trakindo ) naik angkot M-20 tujuan Ciganjur, pastikan dengan sopir angkotnya mau turun turun Gang Nila, Karen posisi Gang ada di jalan menanjak ada di sebelah kanannya.

Mudah-mudahan peta sedikit membantu di bawah ini :

Sampai jumpai dalam pelatihan nanti, jangan lupa membawa alat tulis.

Salam,

Koordinator Pelatihan

http://www.ipungpwt.blogspot.com

oleh : Masim Vavai

milist TDA Bekasi ~ Barusan tertarik membaca email dari pak Anto Sarung : “terkadang banyak juga yg ‘alergi’ saat jualan trus ditemeni ma penjual lain. apalagi kalo jualannya mirip2 atau malah sama…. masih blum yakin soal ‘kepastian jatah rizki’…. he… he… gemblung banget…” Mungkin masih bisa nyambung buat diskusi 🙂 http://vavai. com/2011/ 01/19/tips- wirausaha- cara-pandang- persaingan- bisnis/ Banyak wirausahawan atau pengusaha yang merasa khawatir jika ada usaha yang sama atau sejenis yang muncul di lokasi yang berdekatan.

Usaha sejenis ini dianggap sebagai pesaing yang akan mengambil market share yang dituju. Pola pikir ini tidak salah, meski juga tidak sepenuhnya benar. Usaha sejenis yang muncul di lokasi yang berdekatan memang bisa menjadi pesaing yang kemungkinan akan mengurangi omset namun bukan berarti tidak bisa diatasi.

Persaingan bisnis adalah sesuatu yang manusiawi dan natural. Kita tidak mungkin membangun usaha yang menguntungkan dan berharap tidak akan ada pesaing yang muncul. Membangun rumah makan diatas pegunungan saja bisa mendapat saingan dari usaha lain yang mirip, apalagi jika kita membuat usaha di lingkungan yang ramai dan banyak calon konsumen.

Lihat saja saat ramai-ramai orang beternak jangkrik karena berita bahwa beternak jangkrik sangat menguntungkan. Ramai-ramai bisnis pulsa, cacing tanah, pisang pontianak, kelapa bakar dan lain-lain. Sesuatu yang menguntungkan pasti akan menimbulkan pesaing. Karena persaingan merupakan hal yang natural, persaingan bukanlah sesuatu yang harus dihindari.

Ubahlah cara pandang persaingan sebagai sesuatu yang merugikan menjadi peluang untuk meningkatkan omset. Contoh mudahnya adalah para pedagang telepon seluler atau komputer.

Alih-alih meniadakan persaingan, mereka biasanya justru berkumpul disuatu tempat dan membentuk semacam pusat perkulakan. Misalnya Harco Mangga Dua, Mangga Dua Mall dan Glodok, terkenal sebagai pusat komputer atau Roxy yang terkenal sebagai pusat seluler. Meski harga disana tidak selalu lebih murah, calon pembeli mau datang karena beragamnya pilihan yang tersedia.

Saat saya berkunjung ke Kebumen, di sepanjang jalan Banyumas-Banjarnega ra ada berderet-deret penjual Dawet Ayu (AKA es Cendol) yang hampir semuanya sama. lengkapnya ikuti ini… klik