Arsip untuk November, 2010

Pasar Festival Cikarang

Posted: November 26, 2010 by ggunawan in action, Kegiatan
Tag:,

Pasar Festival Cikarang atau “Golf” sudah dikenal sebagai masyarakat Cikarang sebagai pasar mingguan tempat mencari makanan, pakaian, mainan anak atau sekedar cuci mata. Pasar mingguan yang dikelola oleh Jababeka ini sudah 3 kali pindah lokasi, mulai dari Taman Golf Barat, area Movieland dan saat ini di Botanical Garden Tropikana. Saat ini lebih dari 500 pedagang yang mencoba mengadu peruntungan. Banyaknya pedagang yang terdaftar dipengelola menyebabkan sulit bagi pemain baru untuk bisa berjualan disana.

Cikarang Baru yang dikelilingi oleh perumahan dan kawasan industri menjadikan menjadikan sebagai tempat yang potensial untuk usaha.

Suasana pasar festival Cikarang/Golf

Melihat potensial pengunjung yang begitu besar, Ayam Bakar MasGun mencoba untuk bisa berjualan di pasar festival tsb. Setelah melalui perjuangan panjang akhirnya mulai 14 November Ayam Bakar MasGun mulai jualan di Golf.

 

Walau lapak seadanya namun rasa tetap terjaga.

Lokasi ngelapak yang cukup jauh dari rumah ini kita menggunakan sepeda motor sebagai alat angkut. 1 meja makan dan 1 meja kompor alhamdulillah bisa terangkut. Selepas solat subuh sekitar jam 04.30 mulai mengangkut peralatan ngelapak diiringi gerimis. Dengan 2 motor semuanya bisa terangkut dengan 2 kali bolak-balik dari rumah ke pasar festival. Tak terasa hari udah terang, lapak yang lain sudah siap jualan kita masih sibuk pasang tenda, maklum yang pertama kali pasti terasa berat karena belum terbiasa dengan suasana baru.

Waktu menunjukkan jam 06.00,  penjual makanan yang lain sudah mulai kedatangan pembeli, sementara kita belum ada yang beli. Istriku yang saat itu ikut menjaga lapak sempet down juga, takut dagangannya tidak laku. Begitu juga dengan 2 orang karyawan yang membantu, merasa cemas. Namun saya tetap yakin dagangan pasti terjual. Penghuni Cikarang Baru yang baru pulang jogging maupun bersepeda sengaja mampir ke pasar festival ini untuk sekedar sarapan. Jam 06.30 akhirnya ada seorang ibu bersama keluarganya mampir memesan 6 potong ayam bakar. Alhamdulillah, akhirnya rezeki itu datang juga. Ketika aroma ayam bakar mulai tercium si Ibu menambah pesanannya menjadi 8 potong.

satu porsi ayam bakar yang nikmat siap dihidangkan

Pukul 10.00 dari 52 potong ayam yang kami bawa tersisa 3 potong. Karena pengunjung mulai sepi akhirnya kami berkemas untuk pulang.

Iklan

Saat saya menghadiri pameran Franchise dan BO di JCC hari minggu tgl 14 November 2010 ada beberapa hal yang menjadi perhatian saya:

1. Sebagian besar peserta pameran bisnisnya baru saya ketahui di pameran tersebut.
2. Waktu tanya2 ke beberapa stand ada juga yang belum setahun membangun usahanya.
3. Ada beberapa usaha yang mereka sendiri tidak punya outlet yang dikelola sendiri.
4. dll..

Yang jadi pemikiran saya;
1. Bukannya kalo beli franchise atau BO itu beli merk dagang?, nah kalo merknya sendiri belum dikenal terus apa yang kita beli?, mendingan kita bangun merk sendiri aja, sama2 keluar biaya, perlu waktu dan resiko gagal atau sukses sama …
2. Kalo belum setahun usahanya artinya kita sama2 jadi kelinci percobaan..
3. Untuk point 3 ini saya merasakan bagaimana bingungnya pada saat ada kendala di lapangan karena mereka juga tidak tahu cara mengatasinya, akhirnya ya mikir sendiri, mengatasi sendiri, sama juga dengan membangun usaha sendiri…(saya beli franchise yng franchisornya gak mengelola outlet sendiri).

Jadi tips saya buat yang mau beli franchise atau BO..
1. Kita sudah mengenal franchise/BO yang mau dibeli biarpun dalam lingkungan terkecil (perumahan, kota,).
2. Lebih baik lagi merknya sudah tertanam kuat di masyarakat.
3. Pengalaman franchisornya sudah lama, sudah melewati jatuh bangun usaha, sehingga kita bisa belajar darinya..
4. Mereka (Franchisor) mengelola outlet sendiri sehingga mereka mengetahui kendala di lapangan (SDM, promosi, produksi,sewa, akomodasi dll).
5. Kalo kita pengin terlibat dalam usaha pilih franchisor yang longgar/terbuka terhadap masukan/inovasi tetapi kalo kita gak mau pusing terhadap operasional di lapangan pilih franchisor yang sistemnya sudah bagus dan pengelolaannya sudah baku.

Semoga bermanfaat..

Ato Sunarto
www.kupattahubandung.com

sumber copas milist TDA Bekasi www.tdabekasi.com

Satu bidang usaha jasa ini baru saja di geluti oleh teman kita Bapak Andi Harminto yang statusnya masih sebagai Karyawan di sebuah PMA Electronics di Cibitung.

KANTATATOUR  demikian nama usaha ini di namakan beliau yang memiliki arti sebagai “Suara Bersama”  bisa jadi merupakan suatu Kebersamaan. 

Bagi Anda yang ingin berpergian dengan menggunakan pesawat untuk jalur penerbangan dalam dan luar negeri maupun ingin berlibur, KANTATATOUR siap membantu Anda dalam penyediaan tiket Pesawat sesuai selera Penerbangan yang di inginkan.

Fasilitas lain yang dapat di layani Kantatatour juga Anda bisa dapati seperti :

~ DISKON HOTEL ; Bisa di dapat sampai 50% di Hotel seluruh Indonesia

~TIKET KA EKSEKUTIF ; Penjualan Tiket Kereta Api Eksekutif ( Argo, Bima, Gajayana Dll )

~PAKET WISATA ; Paket wisata di dalam Negeri maupun Manca Negara

~ BUS PARIWISATA ; Menyediakan bus Pariwisata untuk kebutuhan wisata   Anda

~ HAJI dan UMROH ; Paket Haji dan Umroh

Dengan adanya KANTATATOUR dilingkungan ini mudah-mudahan suatu solusi bagi Anda dalam mempermudah perjalanan bisnis dan urusan keluarga Anda.

Karena Pelayanan kami bisa di dapat dengan cara :

~ Melalui E-mail,

~Melalui messenger YM,

~Bahkan melalui SMS

Bagaimana dengan Pengiriman ? inipun bisa di lakukan dengan cara saat Anda memesan tiket, cukup mudah kan.

Kami berharap dukungan dan doa dari teman-teman semua semoga Usaha ini dapat berjalan dengan baik sesuai harapan dan mimpi dari Bapak Andi. amin. 

http://kantatatour.com

Mastermind CikaranG — WordPress

 

Sepertinya minat teman-teman di Cikarang dan sekitarannya semakin tumbuh untuk berwirausaha dalam menjalani suatu bidang usaha yang akan di tekuni, walau sedikit saya pahami status diantara temen-temen masih sebagai Pekerja tapi semangat mereka terlihat sekali dengan melakukan suatu pertemuan berkumpul ( Master Mind ) dibeberapa tempat yang sudah di sepakati, yang bahkan di mentori oleh teman-teman yang usahanya sudah boleh di katakan berjalan baik.

 

Ada semacam suatu proses seseorang itu bisa  terkenal, bisa jadi di awali sukses /  terkenal karena sebagai Blogger atau Penulis dikarenakan dari  tulisan-tulisannya Akhirnya dapat memimiliki  suatu bidang Usaha atau sebaliknya terkenal dan sukses karena dari USAHAnya akhirnya menjalani sebagai Blogger / Penulis dengan memberikan semacam motivasi kesuksesannya yang di tuangkan dalam Blog atau Buku.

 

Bagi saya dua hal diatas tidak salah untuk  kita lakukan darimana di mulainya. Yang Jelas mari kita mulai untuk menuliskan apa yang baik semoga menjadi yang terbaik buat diri kita masing-masing apalagi bermanfaat buat orang lain itu akan lebih baik lagi.

 

Pokoknya yang masih belum punya usaha , yang masih  meraba-raba usaha yang cucookk, saya temenin…

 

Pokoknya yang masih mau belajar nulis-nulis artikel, cerita usaha di Blog ini, saya temenin juga…

 

Mari kita bersosialisasi…mari kita berkomunitas…mari kita jaga Silahturahim…karena katanya idea usaha itu datang karena dari Ngobrol-ngobrol atau order usaha itu juga bisa datang dari ngobrol-ngobrol….naaahh loohhh..?

 

Gimana …?

 

Minggu pagi ini 7 Nopember 2010 sesuai schedule akan diadakan pelatihan pembuatan Mie Ayam Sehati yang akan diadakan di Pusat Jajanan kuliner Roxy Food Center Jababeka 2 Cikarang Bekasi.  Master Mie Ayam Mr.Syamsu akan hadir dan memberikan bagaimana cara membuat Mie Ayam Sehati yang mempunya Rasa 3E. Enak, Enak sekali, dan Enak banget, selain itu Mie Ayam Sehati ini Fresh, karena memang langsung di buat dilokasi dan langsung disajikan.

Peserta yang serius mengamati jalannya Pelatihan Mie Ayam Sehati

Pesertapun terjun langsung untuk ngulek Bumbu

Pelatihan Mie Ayam Sehati

Pelatihan kali ini diikuti oleh 13 orang peserta, yang terjauh datang dari Cinere Depok.  Yang terdekat dari Warga Puspita Cikarang Baru. Acara yang dimulai Jam 9 pagi ini begitu ramai, setiap peserta terlihat antusias mendengarkan sang “Guru” yang sedang menjelaskan. Rata-rata mereka pun memegang Camera dan merekam kegiatan yang sedang berlangsung, sepertinya mereka tidak mau ketinggalan momen penting, langkah demi langkahnya.

Mr. Syamsu sedang mengeluarkan Jurus-jurus Saktinya

Pak Syamsu yg Asyik menjelaskan cara-cara dan Trik nya

Pelatihan hari ini juga dikunjungi oleh Master TDA Bekasi Pak Ato (Kupat Tahu Bandung) yang kebetulan sedang membuka usaha Toko Bunga/Tanaman  yang berlokasi dekat dengan Roxy Food Center. Bapak yang satu ini memang TOP dalam hal buka usaha. Sudah banyak usaha yang digelutinya. Ilmu APH yang dia miliki laksana ilmu Kanuragan Brama Kumbara, sangat ampuh . Ilmu APH (Action, Pikir dan Hitung) ini telah banyak menciptakan pengusaha-pengusaha muda.

Acara Pelatihan Mie Ayam yang berlangsung hingga jam 2 siang itupun dihadiri oleh beberapa orang lainnya seperti Pak Choirunnas, Pak Wawan (NetCOMM Computer), Pak Basith, Pak Hanafi, Pak Eko.

Asyik Ngobrol masalah bisnis

Ngobrol asyik disela-sela pelatihan

Sumber : http://bataviase.co.id/node/299692 

18 Jul 2010 • Hiburan • Warta Kota

Bila Anda sedang bingung memilih bisnis, kenapa tidak belajar saja kepada Syamsu Irman (46), untuk membuka usaha mi ayam. Murah, mudah, dan tidak ribet. Selain bisnis, dia juga memberi pelatihan. “Kebanyakan peserta pelatihan mi ayam Sehati adalah karyawan yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan, atau karyawan kontrak yang sedang menyiapkan diri untuk membuka usaha mandiri, di samping orang yang belum memiliki pekerjaan alias pengangguran,” ujar pendiri mi ayam Sehati, Syamsu Irman kepada Warta Kota, belum lama ini.

Usaha mi ayam Sehati merupakan usaha bersama delapan anggota mastermind komunitas Tangan Di Atas (TDA) Cikarang yang kini lebih fokus pada usaha pelatihan bisnis. Hingga kini. Syamsu sudah melatih sekitar 600 orang dari berbagai daerah. Mereka diajarkan membuat mi ayam sekaligus cara mengelola usaha tersebut. Diakuinya, peserta terbanyak yang mengikuti workshop adalah para anggota TDA, sebagian lagi para pensiunan dari instansi pemerintah dan BUMN serta perorangan. Terakhir dia melatih 40 orang dalam uxrk-shop yang digelar TDA Depok. Terbanyak, dia pernah melatih 300 orang dalam Milad TDA Bekasi ke-2, beberapa bulan lalu. Adji Wardojo, Ketua TDA Kota Depok, menyatakan, dia sengaja mengundang Syamsu Irman untuk memberikan inspirasi kepada para anggota yang masih bingung memilih bidang usaha yang akan digelutinya. Saat Ini, katanya, banyak anggota TDA Depok yang masih berstatus karyawan dan mereka ingin segera “action”. “Pelatihan ini merupakan salah satu solusi untuk mereka, karena selain Ilmunya mudah dikuasai, modalnya juga tidak besar. Dengan modal Rp 300.000. kata pak Syamsu, orang sudah bisa jualan mi ayam,” ujarnya.

Menurut Syamsu, untuk membangun usaha mie ayam Itu murah, mudah enggak pakai ribet. Untuk Ikut pelatihan, peserta hanya bayar Rp 20.000 per orang. Asal mengikuti dengan sungguh-sungguh,peserta sudah bisa mahir membuat ml ayam. “Untuk membuka usahanya tak butuh modal besar,” kata Syamsu. Tidak heran bila sejumlah peserta segera action membuka kios mi ayam. Misalnya, Ari Oni, mantan karyawan Giant, membuat kios bersama lima kawannya di mastermind The Jatis (Jatiasih), TDA Bekasi. Ari Oni membuka kios tersebut di Kranggan tanggal 1 Juli lalu, tidak lama setelah mengikuti pelatihan tersebut. Mereka membuka kios itu, bukan sajakarena melihat pasarnya yang prospektif tapi juga ingin berbagi berkah dengan Jalan membuka lapangan kerja. “Saat ini, Alhamdulillah, sudah laku 30 mangkok per hari. Untuk meningkatkan omset, perlu promosi lebih gencar lagi. Kamijuga sudah merekrut tiga karyawan dari warga sekitar. Mereka anak-anak lulusan SMA, biar sekalian mereka belajar bisnis,” tambah Ari Oni. Emperan toko Menurut Syamsu, minat masyarakat untuk mengikuti pelatihannya cukup besar.

Buktinya, jadwal workshop selalu penuh. Dalam workshop itu, peserta dilatih untuk membuat mi hijau, bumbu minyak, bumbu mi ayam, membuat k.illu. membuat pangsit goreng/basah hingga pengetahuan manajemen membangun usaha mi ayam. “Semuanya bisa mereka kerjakan sendiri, dengan kreativitas masing-ma1-sing. Dari saya, mereka hanya membeli biang mi agar kualitas ml terjaga dan memenuhi standar,” ujar Syamsu yang pernah memiliki warung mi ayam di emperan toko di Karawang.

Usaha lapak Syamsu itu hanya bertahan dua tahun karena tenaga kerjanya pulang kampung, sementara dia sibuk bekerja di sebuah pabrik kabel milik PMA Jepang. Tapi, sebelum lapaknya ditutup, Syamsu sempat berbagi ilmunya kepada teman-teman yang berminat buka usaha mi ayam. “Mereka bukan sekadar belajar dari saya, tapi juga meminjam nama usaha saya. Mereka Juga memakai nama Perto, singkatan dari emperan toko,”ujar Syamsu. Beberapa mitranya membuka lapak mi ayam di berbagai daerah seperti Bali, Tangerang, dan Lippo Cikarang. Tapi karena kesulitan membagi waktu, akhirnya usaha mi ayam itu saya tutup. Peralatannya saya kasih saja kepada orang yang berminat membuka usaha mi ayam,” ujarnya. Syamsu mengaku belajar membuat dan berdagang mi ayam dengan mengikuti kursus di Jakarta, tapi dia mendapat resep mi ayam yang enak setelah melakukan eksperimen selama 1,5 tahun. Kesenangan Syamsu berbagi Ilmu semakin terbuka setelah bergabung dengan TDA Bekasi bulan April 2009. (ties) 

Ringkasan Artikel Ini :  “Kebanyakan peserta pelatihan mi ayam Sehati adalah karyawan yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan, atau karyawan kontrak yang sedang menyiapkan diri untuk membuka usaha mandiri, di samping orang yang belum memiliki pekerjaan alias pengangguran,” ujar pendiri mi ayam Sehati, Syamsu Irman kepada Warta Kota, belum lama ini. Usaha mi ayam Sehati merupakan usaha bersama delapan anggota mastermind komunitas Tangan Di Atas (TDA) Cikarang yang kini lebih fokus pada usaha pelatihan bisnis. Dari saya, mereka hanya membeli biang mi agar kualitas ml terjaga dan memenuhi standar,” ujar Syamsu yang pernah memiliki warung mi ayam di emperan toko di Karawang. Syamsu mengaku belajar membuat dan berdagang mi ayam dengan mengikuti kursus di Jakarta, tapi dia mendapat resep mi ayam yang enak setelah melakukan eksperimen selama 1,5 tahun.