Siomay Bandung memang “beda”

Posted: Juli 24, 2010 by Kompor Narsis Cikarang in kuliner
Tag:, , , , ,

Begitu terlihat istri keluar dari DAMRI, setelah selesai mengadakan pelatihan Mie Ayam Sehati di Surabaya, maka mobil segera kuhidupkan dan meluncurlah kami berdua meninggalkan terminal DAMRI JB Plaza.

“Mau makan Siomay Bu?”, kataku membuka percakapan setelah istriku mencium tanganku (bukan cium pipi atau b***r lutut)

“Mau”, jawab istriku singkat, barangkali masih kecapekan menempuh perjalanan Surabaya Jakarta dan ada sedikit penundaan sekitar sejam lebih sedikit.

Beli satu macam masakan dan nikmati hotspot gratis

Beli satu macam masakan dan nikmati hotspot gratis

Akhirnya mobil meluncur ke Cafe JM. Wow malam minggu di JM ramainya luar biasa. Barangkali banyak hal yang bisa didapat selama nongkrong di JM ini.

Hotspot gratis, suasana yang temaram dan pastinya makanan yang murah meriah.

“Ngersaken sate kelinci?” (Ingin sate kelinci?)

“Wah hari ini jatahnya makan Siomay, setelah kemarin makan Ayam Bakar mas Gun”, jawabku

Dengan tetap tersenyum sang penerima tamu di JM itu langsung menyilahkan aku duduk dan dalam waktu tidak terlalu lama dua porsi Siomay sudah terhidang di meja.

Saat aku mau makan, aku baru ingat kalau habis makan malam dengan tim Band Waskita.

“Waduh lupa. Sudah makan nih”, kataku

“Gak papa pak, makan lagi saja”, kata penjual Siomaynya

Akhirnya karena sudah dihidangkan, maka kumakan jug aSiomay di depanku dan aku terbelalak kaget.

“Ups…enak banget Siomay ini. Pakai apa rahasianya?”

“Pakai macem-macem pak. Ada udang ada ikan ada…”, belum habis ceritanya sudah ada anak kecil yang datang menghampiri sang penjual. Lucu banget anak itu, sehingga perhatian kita terpecah pada sang anak.

Akupun melanjutkan acaraku makan Siomay, sampai akhirnya ingat bahwa aku belum mengabadikan Siomay itu. Kuambil gitar camera Canon SX210IS dan kuarahkan mocong camera ke piring Siomay itu.

Piring warna merah, lampu juga merah, Siomaynya jadi merah juga

Piring warna merah, lampu juga merah, Siomaynya jadi merah juga

Warna piring yang merah dan lampu temaram yang juga berwarna merah membuat penampilan Siomay terasa makin eksotik. Rasanya memang “beda” dengan Siomay yang pernah kubeli dimanapun aku belinya.

Kalau belum nyoba rasanya hidup ini belum  “pas”, hehehe…..iklan buat sesama penyedia wisata kuliner Cikarang dan sekitarnya. Namun kalau ada yang meragukan rasa Siomay ini, maka silahkan datang saja ke Cafe JM dan buktikan bahwa perkatanku memang benar-benar mencerminkan kebenaran sejati yang hakiki (halah!).

Pendek kata, bagi yang percaya kelezatan Siomay bandung, silahkan mengamini postingan ini dan bagi yang belum percaya dengan kenikmatan Siomay Bandung ini dipersilahkan untuk mencobanya. Kalau masih belum puas, maka ada sop buah di cafe JM ini yang penampilannya cukup “wah” dan rasanya lengkap (kecut, manis, segar dan tidak asin).

Salam Siomay.

Iklan
Komentar
  1. samsudin berkata:

    emang beda pa siomaynya saya hampir setiap hari merasakan ke dahsyatannya

    salam siomay

  2. […] Juli 24, 2010 by mmcikarang1 in kuliner Tag:bandung, cikarang, jm, lezat, nikmat, siomay 1 Begitu terlihat istri keluar dari DAMRI, setelah selesai mengadakan pelatihan Mie Ayam Sehati di […]

  3. Sanusi berkata:

    Malam minggu dateng ah… masa’ cuma berjarak 300 mt aja sampe saat ini blum sempet dateng………..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s