Kelinci harganya 10 juta?

Posted: Juli 3, 2010 by Kompor Narsis Cikarang in action
Tag:, , , , , ,

Wisata Bisnis Mastermind Cikarang pada hari Sabtu, 3 Juli 2010, ke Lembang benar-benar membuat mata kita terbuka lebar dengan kenyataan yang ada di dunia peternakan kelinci. Ternyata ada kelinci yang harganya sampai 10 juta rupiah per ekor. Padahal saat melihat kelinci Rex seharga 300 ribu saja kita sudah terkejut, apalagi ketika melihat ada kelinci yang harganya sampai 10 juta per ekor.

Kelinci Rex seharga 300 ribu

Kelinci Rex seharga 300 ribu

Kelinci Amerika seharga 10 juta rupiah

Kelinci Amerika seharga 10 juta rupiah

Mang Asep, pemilik peternakan “Asep Rabbit Project” ini menyambut rombongan kelompok Mastermind Cikarang dengan penuh antusias. Segala macam pertanyaan dapat dijawab dengan cepat, lugas dan to the point, sehingga akhirnya kita kehabisan pertanyaan.

Asep Rabbit Project

Asep Rabbit Project

“Yogya bagus sekali untuk peternakan kelinci. Sultan juga sangat luar biasa, beliau bersedia ikut turun untuk memberi motivasi buat para peternak kelinci yang kebanyakan berada di Kaliurang”

“Tanggal 11 Juli 2010 ini akan ada pertemuan par apeternak di Yogyakarta, silahkan kalau mau hadir dan ketemuan lagi disana”

Pulang dari peternakan mang Asep ini, aku langsung search web dan menemukan blog berisi cerita tentang peternakan kelinci. Isinya lengkap banget dan sama dengan apa yang didapat dalam diskusi dengan mang Asep.

Bayi Kelinci yang sangat imut

Bayi Kelinci yang sangat imut

“Untuk mengawinkan kelinci tidak bisa asal mengawinkan saja. Ada aturannya dan kalau tidak dipatuhi, maka hasilnya akan mengecewakan atau bahkan tidak ada hasil sama sekali”

Melalui twitter dengan hashtag #wisatakelinci, kucatat proses penting dalam mengawinkan kelinci.

Kelinci Pejantan butuh dominasi sebelum kawin, sehingga betinanya harus datang pada daerah kekuasaan Sang Pejantan. Biasanya sang Pejantan menandai daerah kekuasaannya dengan membuang air kencing di lokasi daerah jajahannya.

Biarkan Sang Pejantan merasa dominan dan kemudian lepaskan sang Betina di lokasi kekuasaan sang Pejantan. Setelah terjadi “coitus” sebanyak dua kali, maka sang Betina baru bisa dipindahkan.

Saat sang Betina sudah bunting, maka jangan buat dia stress. Jangan suka dipindahkan ke kandang lain, Biarkan dia tenang menjalani proses kelahiran anak-anaknya.

1 ekor pejantan dengan 30 ekor betina dapat menjadi ribuan ekor dalam waktu satu tahun, dengan anggapan 70 persen anak yang lahir terus hidup.

1 orang pekerja akan mampu menangani 500 ekor kelinci, bila makanan kelinci berbentuk palet dan hanya mampu menangani 100 ekor kelinci jika yang dimakan oleh kelinci adalah hijauan bukan pelet.

Jadi silahkan berhitung berapa keuntungan yang didapat dengan berternak kelinci. Kondisi saat ini permintaan juga masih lebih besar daripada yang bisa disediakan oelh peternak, sehingga pasar kelinci masih sangat terbuka.

“Kuncinya, jangan sampai terjadi perkawinan sedarah. pasti akan gagal usaha peternakan ini, karena akan banyak penyakit yang menghabiskan banyak obat bahkan bisa jadi akan membuat mati semua ternak kelinci kita”

Narsis (wajib) Berjamaah

Narsis (wajib) Berjamaah

Puas dengan diskusi dengan mang Asep, akhirnya kitapun mencoba nikmatnya daging kelinci jika disantap dalam ujud sate.

Bakar Dulu kelincinya

Bakar Dulu kelincinya

Warung Sate Pak Rusli yang kita pilih. Terletak di Jalan Raya Lembang km 13,3 di dekat monumen Otista (Lembang) telp 085659693898 pas di kiri jalan kalau kita meluncur ke arah kota dari lokasi peternakan mang Asep. Tempat parkirnya cukup luas dan toiletnya cukup bersih.

Aku lebih suka bumbu kecap

Aku lebih suka bumbu kecap

Langsung kita pesan sate kelinci dan ikut menunggui proses pembakaran sate ini. Begitu sudah terhidang di meja, maka takperlu menunggu waktu lagi dalam hitungan menit semua hidangan itu sudah berpindah ke perut kami masing-masing. Kalau suka dengan model sambel kecap, maka sate kelinci ini bagiku lebih pas kalau disajikan dengan sambel kecap.

Sungguh perjalanan wisata bisnis yang sangat menarik.

+++

Bangomania Citarasa Nusantara

Bangomania Citarasa Nusantara

Iklan
Komentar
  1. Wawan berkata:

    Cocok tidak yach di kembangkan di cuaca Panas seperti Cikarang ini. Dulu saya pernah punya 6 kandang yg berisikan hampir 20 ekor kelinci Bengala. Capek kasih makannya..akhirnya bubar…

  2. Julius Sitorus berkata:

    emang kenapa gak bisa terjadi perkwainan sedarah??? Maksudnya apa se???? Terima kasih atas jawabannyah

  3. roland_purwanto berkata:

    wah jd tertarik ……………………….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s