Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘kupat tahu bandung’

Komunitas Bisnis Cikarang Baru yang tergabung dalam sebuah nama CIMART akan mengadakan Bursa Barang Bekas (BABE) perdana yang akan diadakan di wilayah Cikarang Baru tepatnya di Roxy food Center.

Ini gebrakan yang akan di lakukan teman-teman Komunitas di Cikarang Baru dengan mengadakan Bursa Barang-barang  Bekas yang masih layak pakai, yang mudah-mudahan akan di dukung oleh Jababeka, Roxy Food Center, Bajupoeti, NetCOMM Computer, Kupat Tahu Bandung dll. Ide ini muncul pada saat meeting CIMART yang diadakan di Rumah Makan Samikuring 9 Januari 2011.

Pada bursa Barang Bekas ini akan dijual barang-barang bekas pakai yang masih layak dipergunakan. Ada beberapa orang yang sudah siap menjual barang-barang bekasnya dan mendaftarkan diri untuk ikut serta dalam Bursa Barang Bekas ini. Ada Perlengkapan Komputer Second Layak Pakai, seperti : Rak besi susun, Lemari Etalase, Ada Kaos-Kaos Produksi CIMART, Ada Baju Muslim Poeti,  Drigen kosong ex-Sabun Curah, Helm Sepeda, Ranjang Medis, hanger plastik, gawangan baju, Buku bacaan cerita anak maupun buku-buku motivasi , dll.

Pak Ipung dan Pak Annas yang dalam hal ini di berikan kepercayaan untuk mengadakan acara ini di bantu oleh beberapa rekan-rekannya.

Bagi yang ingin mengikuti acara Bursa barang bekas ini silahkan mendaftarkan diri ke CIMART. Silahkan menghubungi nomor HP.081510901803 atau Pak Choirunas di Telp. 021 94956787 ( Salam Action – ip )

Salah satu gebrakan pak wawan saat seminggu di Tanggerang dengan berjualan BaBe dari hasil Renovasi Bandara SOETTA

Saat saya menghadiri pameran Franchise dan BO di JCC hari minggu tgl 14 November 2010 ada beberapa hal yang menjadi perhatian saya:

1. Sebagian besar peserta pameran bisnisnya baru saya ketahui di pameran tersebut.
2. Waktu tanya2 ke beberapa stand ada juga yang belum setahun membangun usahanya.
3. Ada beberapa usaha yang mereka sendiri tidak punya outlet yang dikelola sendiri.
4. dll..

Yang jadi pemikiran saya;
1. Bukannya kalo beli franchise atau BO itu beli merk dagang?, nah kalo merknya sendiri belum dikenal terus apa yang kita beli?, mendingan kita bangun merk sendiri aja, sama2 keluar biaya, perlu waktu dan resiko gagal atau sukses sama …
2. Kalo belum setahun usahanya artinya kita sama2 jadi kelinci percobaan..
3. Untuk point 3 ini saya merasakan bagaimana bingungnya pada saat ada kendala di lapangan karena mereka juga tidak tahu cara mengatasinya, akhirnya ya mikir sendiri, mengatasi sendiri, sama juga dengan membangun usaha sendiri…(saya beli franchise yng franchisornya gak mengelola outlet sendiri).

Jadi tips saya buat yang mau beli franchise atau BO..
1. Kita sudah mengenal franchise/BO yang mau dibeli biarpun dalam lingkungan terkecil (perumahan, kota,).
2. Lebih baik lagi merknya sudah tertanam kuat di masyarakat.
3. Pengalaman franchisornya sudah lama, sudah melewati jatuh bangun usaha, sehingga kita bisa belajar darinya..
4. Mereka (Franchisor) mengelola outlet sendiri sehingga mereka mengetahui kendala di lapangan (SDM, promosi, produksi,sewa, akomodasi dll).
5. Kalo kita pengin terlibat dalam usaha pilih franchisor yang longgar/terbuka terhadap masukan/inovasi tetapi kalo kita gak mau pusing terhadap operasional di lapangan pilih franchisor yang sistemnya sudah bagus dan pengelolaannya sudah baku.

Semoga bermanfaat..

Ato Sunarto
www.kupattahubandung.com

sumber copas milist TDA Bekasi www.tdabekasi.com